Selasa, 26 November 2013

Pemrograman Visual

Pada intinya, pemrograman visual membawa OOP ke level berikutnya. Tujuan pemrograman visual adalah agar pemrograman menjadi lebih mudah bagi para programmer dan lebih mudah diakses oleh kalangan nonprogrammer dengan meminjam bahasa OOP, dan mempraktikanya secara grafis atau visual. Pemrograman visual memungkinkan pengguana untuk lebih fokus pada pemecahan masalah ketimbang cara menangani bahasa pemrograman. Di sini Anda tidak perlu mempelajari sintaks atau menulis kode.
Pemrograman   visual   adalah   metode   pembuatan   program   dimana   programmer   membuat koneksi antara objek-objek dengan cara menggambar, menunjuk,, dan mengklik pada diagram dan ikon dan dengan berinteraksi dengan diagram alur. Jadi, programmer bisa menciptakan program dengan cara mengklik pada ikon yang mewakili rutin-rutin pemrograman secara umum.
Contoh pemrograman visual adalah Visual BASIC, bahasa pemrograman berorientasi objek yang berbasis Windows dari Microsoft yang mengizinkan pengguna mengembangkan aplikasi Windows dan Office dengan (1) membuat tombol perintah, kotak teks, jendela dan toolbar, (2) selanjutnya akan di-link ke program BASIC yang kecil yang melakukan tindakan tertentu.
Visual   BASIC   merupakan   even-driven,   artinya   program   menunggu   pengguna   melakukan sesuatu (“event”), seperti klik pada ikon, dan kemudian program akan merespons. Misalnya , pada permulaan pengguna dapat menggunakan piranti geser dan turunkan (drag-and-drop) untuk   mengembangkan   antar   muka   pengguna   grafis   yang   dibuaat   secara   otomatis oleh program.  Karen  penggunaanya  mudah,  Visual  BASIC  memungkinkan  programmer  pemula untuk mencipatakan aplikasi-aplikasi berbasis windows yang menarik.
Sejak   diluncurkan   pada   1990,   pendekatan   Visual   Basic   menjadi   norma   untuk bahasa pemrograman. Sekarang ada banyak lingkungan visual untuk banyak bahasa pemrograman termasuk   C,   C++,   Pascal,   dan   Java.   Visual   BASIC   terkadang   disebut   rapid application development (RAD) karena memungkinkan programmer membuat aplikasi prototype dengan cepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar